Udah pada tau kan kalau aurat wanita itu wajib dan Islam megajarkan kita sebagai seorang wanita muslimah untuk menutupi aurat dengan sempurna dan sesuai dengan syariatnya, kata-kata ini udah sering aku ulang lohh dalam postingan-postingan sebelumnya,masa iya ngga inget juga hehe.
Berikut adalah prinsip-prinsip berpakaian syar’i dalam islam.
Yang pertama adalah Menutup seluruh tubuh kecuali bagian wajah dan kedua telapak tangan. Berarti selain itu harus ditutup ya, inget ya karena syar’i itu indah…
Yang kedua adalah tidak berpakaian sempit atau ketat dan transparan
Hendaknya seorang wanita muslimah berpakaian longgar secara keseluruhannya, agar tidak nampak lekukan tubuhnya. Begitu pula hendaknya tebal dan berlapis agar tidak tembus pandangan. Biar tetep keliatan syar’inya,
Hadits Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum saya lihat sekarang, yaitu kaum yang membawa cemeti (cambuk) seperti ekor sapi yang digunakan untuk memukul manusia. Dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, menggoyang-goyangkan tubuhnya, memiringkan kepalanya, seperti punuk unta yang miring. Para wanita itu tidak akan masuk surga, bahkan tidak mendapatkan wanginya surga, padahal wanginya surga itu sudah bisa tercium dari perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim No. 2128. Ahmad No. 8665. Ibnu Hibban No. 7461, Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman No.5357, Al Baghawi No. 2578, Abu Ya’la No. 6690). Karena selain indah syar’i itu cantik…
Yang ketiga adalah Tidak menyerupai laki-laki
Jangan lah seorang muslimah memakai pakaian yang menyerupai laki-laki, Kita sebagai perempuan pake baju yang unyu-unyu aja gitu biar ada manis-manaisnya gitu. Tapi harus sesuai dengan syariat juga ya , inget ga berlebihan :)
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, katanya:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ الْمَرْأَةَ تَتَشَبَّهُ بِالرِّجَالِ وَالرَّجُلَ يَتَشَبَّهُ بِالنِّسَاءِ
Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melaknat wanita yang menyerupai laki-laki, dan laki-laki yang menyerupai wanita. (HR. Ibnu Majah No. 1903. Imam Ahmad Al Kinani berkata: isnadnya hasan. Lihat Mishbah Az Zujaajah, 2/108. Syaikh Al Albani mengatakan: hasan shahih. Lihat Adabuz Zifaf, Hal. 121)
Karena syar’i itu muslimah banget…
Yang keempat adalah bukan berfungsi sebagai perhiasan
Berpakaian bukanlah berfungsi untuk perhiasaan, mentang-mentang wanita muslimah tidak boleh memperlihatkan perhiasaannya, jadinya di pamerkanya lewat pakaiannya, ya itu sih ga beda jauh. Inget ya tidak boleh taburuj. Karena syar’i itu simple…
Yang kelima adalah Tidak di beri wewangian atau parfum
Jangan lah memakai wewangian atau parfum secara berlebihan apa lagi jika wanginya tercium hingga para kaum lelaki yang bukan makhrom menciumnya. Berarti seorang harus bau gitu,kan gaboleh wangi? Bukan berarti seorang wanita itu harus bau juga ya solehah,makannya dari itu kebersihan untuk merawat diri itu sangat penting, kan kebersihan sebagian dari iman.
Yang keenam adalah Tidak menyerupakai pakaian wanita kafir
Janganlah kita sebagai wanita muslimah berpakaiaan seperti wanita-wanita kafir, ya gitu tuh pake rok pahanya sana sini, pake celana celananya di robek-robek (ngapain celana robek dibeli), pake baju pusarnya melotot keluar. Ituh kurang bahan apa kurang uang ya? Perlu kita tau, pada zaman sekarang banyak sekali wanita-wanita yang ngakunya agama islam tapi tidak menjalankan berpakaian sesuai syariat dalam islam. Dari Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk kaum tersebut.”
Yang ketujuh adalah Tidak mengundang syahwat atau menggoda
Janganlah seorang wanita muslimah berpakaian sehingga menimbulkan syahwat. Seperti wanita jahiliyah sebab sesungguhnya makeup yang terbaik bagi seorang muslimah adalah air wudhu dan akhlaknya yang mulia. Dalam Al-Qur’an pun Allah SWT berfirman:
وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأُولَى
Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu (QS. Al Ahzab (33): 33)
Yang kedelapan adalah pakaiaan bukan untuk mencari populer litas
Gara-gara biar tenar,biar banyak uang,biar banyak fans juga, terus biar banyak dosa juga gitu? Apakah rela gara-gara biar itu ini kita memamerkan aurat kita, inget juga tenar diduna ngga akan di bawa ke akhirat, masalah rezki? Lah kan rezki udah Allah atur ya, masalah biar banyak fans? Lah emang kalau kita udah banyak fans terus kita di panggil Allah fans itu mau itu juga gitu ngga kan? Nah maka dari itu ngga usah khawatir ya untuk berpakaian syar’i. Ingat ya karena syar’I itu indah..
Allahmdullilah,,, Semoga Allah SWT selalu memberikan keberkahan dalam mencari ilmu kepada kita semua aamiin…aamiin… terimakasih, Wasalam…